DeepMerkel: Alat AI untuk Meningkatkan Prediksi Pengobatan Kanker Kulit
AI “DeepMerkel” membantu prediksi perkembangan karsinoma sel Merkel (MCC), meningkatkan perawatan personal dan dukungan bagi keputusan medis. Sistem ini dikembangkan oleh tim dari Universitas Newcastle dan menganalisis data dari 11.000 pasien, berpotensi meningkatkan hasil pengobatan untuk kanker agresif.
Penelitian terbaru telah menghasilkan sistem kecerdasan buatan (AI) bernama “DeepMerkel” yang dapat memprediksi perkembangan dan tingkat keparahan kanker kulit agresif seperti karsinoma sel Merkel (MCC). Alat ini membantu dokter menyesuaikan perawatan untuk pasien individu, sehingga mereka menerima pengobatan yang paling efektif. Tim yang dipimpin oleh peneliti dari Universitas Newcastle menggabungkan pembelajaran mesin terbaru dengan keahlian klinis untuk menciptakan sistem berbasis web dengan menganalisis fitur spesifik pasien dan tumor.
Karsinoma sel Merkel adalah bentuk kanker kulit yang langka dan sangat agresif, terutama menyerang orang dewasa yang lebih tua dengan sistem imun yang lemah. Tingkat kelangsungan hidup yang rendah dan kesulitan dalam pengobatan menjadikan inovasi ini sangat penting. DeepMerkel dirancang untuk memberikan prediksi yang lebih akurat yang dapat membantu dokter dan pasien dalam membuat keputusan pengobatan.
DeepMerkel merupakan terobosan penting dalam perawatan kanker, khususnya untuk MCC, dengan menggunakan AI untuk memberikan prediksi yang dipersonalisasi mengenai hasil perawatan. Inovasi ini berpotensi untuk meningkatkan keputusan klinis dan hasil bagi pasien. Meskipun AI berperan penting dalam deteksi dini kanker, konfirmasi diagnosis tetap memerlukan validasi klinis melalui biopsi.
Sumber Asli: www.theweek.in
Post Comment