Pencegahan Kanker
Penelitian
CANCER PREVENTION, CLINICAL TRIALS, HEALTHCARE, HEBRON INSTITUTE OF ONCOLOGY, HPV VACCINE, JOAQUIN MATEO, MEDICINE, RESEARCH, SERRA, VAL, VALL D ’ HEBRON UNIVERSITY HOSPITAL, VHIO ’ S EXPERIMENTAL THERAPEUTICS GROUP, VHIO ’ S PROSTATE CANCER GROUP, VIOLETA SERRA
Sofia Peterson
0 Comments
Pengujian RAD51 untuk Personalisasi Pengobatan Kanker Prostat
Studi dari VHIO menunjukkan potensi biomarker RAD51 untuk meningkatkan pemilahan pasien dengan kanker prostat metastatik. Pengujian RAD51 dapat melengkapi metode NGS dan membantu dalam pengobatan yang lebih efektif, terutama ketika jaringan biopsi terbatas. Hasil menunjukkan bahwa 21% pasien dengan RAD51-low merespon lebih baik terhadap PARP inhibitor.
Penelitian terbaru dari Vall d’Hebron Institute of Oncology (VHIO) mengindikasikan penggunaan pengujian RAD51 untuk meningkatkan personalisasi pengobatan kanker prostat metastatik. Hasil studi ini dipublikasikan di Cell Reports Medicine, menunjukkan bahwa pengujian RAD51 bisa melengkapi metode pengurutan generasi berikutnya (NGS) untuk pemilahan dan pemilihan pengobatan yang lebih akurat bagi pasien cancer ini. Sekitar 20-25% kanker prostat lanjut mengalami perubahan genetik dalam jalur perbaikan kerusakan DNA (DDR), termasuk perubahan gen homologous recombination repair (HRR). Joaquín Mateo, pemimpin grup kanker prostat di VHIO, menyoroti bahwa keberhasilan penggunaan obat PARP pada pasien dengan cacat HRR menandai langkah penting dalam aplikasi kedokteran presisi. Namun, ada tantangan dalam penerapan NGS dalam praktik sehari-hari. Violeta Serra, kepala Grup Terapeutika Eksperimental VHIO, mencatat perlunya pengembangan biomarker kanker baru untuk meningkatkan proses pemilahan pasien. Assay RAD51, yang dikembangkan oleh lab Serra, berfokus pada deteksi protein RAD51 sebagai biomarker fungsional dalam konteks penilaian kemampuan perbaikan DNA. Metode ini memungkinkan prioritas NGS jika sumber daya terbatas. Di antara 219 biopsi dari 187 pasien, RAD51-low ditemukan dalam 21% sampel, menunjukkan cacat HRR dan hubungan positif dengan respons terhadap pengobatan dengan PARP inhibitor. Para peneliti menekankan bahwa biomarker RAD51 ini dapat melengkapi NGS dan membantu dalam pengobatan kanker prostat metastatik, terutama di situasi dengan ketersediaan jaringan yang terbatas.
Kanker prostat adalah salah satu jenis kanker yang umum terjadi pada pria, dan perawatan jangka panjang sering kali memerlukan pendekatan yang sangat personal. Penelitian ini menggali bagaimana analisis genetik dapat membantu dalam menentukan pengobatan terbaik bagi pasien dengan kanker prostat metastatik. Fokus pada RAD51 dan perubahan genetik lainnya menjadi penting untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan memastikan pasien mendapatkan terapi yang sesuai.
Studi yang dilakukan oleh VHIO menunjukkan bahwa pengujian RAD51 bisa menjadi metode pelengkap yang efektif untuk personalisasi pengobatan pada kanker prostat metastatik. Dengan mendeteksi kadar RAD51 yang rendah, dokter dapat mengidentifikasi pasien yang kemungkinan besar akan merespon terapi PARP, sekaligus mengatasi kendala yang ada pada tes NGS.
Sumber Asli: healthcare-in-europe.com
Post Comment