Loading Now

Australia dan Selandia Baru Catat Tingkat Diagnosa Kanker Payudara Tertinggi

Australia dan Selandia Baru mencatat tingkat diagnosis kanker payudara tertinggi. Angka kematian akibat kanker ini menurun 2,1% per tahun. Penelitian mendesak pemerintah untuk lebih berinvestasi dalam skrining dan pengobatan kanker payudara, terutama di negara dengan pendapatan rendah. Penelitian dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Australia dan Selandia Baru memiliki tingkat diagnosis kanker payudara tertinggi di dunia. Penelitian yang dilakukan oleh University of Sydney, University of Queensland, dan Alberta Health Services menemukan bahwa satu dari 20 wanita global didiagnosis dengan kanker payudara, sementara satu dari 70 diperkirakan akan meninggal akibat penyakit ini. Meskipun diagnosis di Australia dan Selandia Baru tinggi, angka kematian terus menurun, dengan penurunan 2,1 persen per tahun.

Lebih lanjut, National Breast Cancer Foundation melaporkan bahwa satu dari tujuh wanita di Australia akan didiagnosis kanker payudara. Di Selandia Baru, kanker payudara adalah jenis kanker yang paling umum, dengan diagnosis sering dilakukan melalui program skrining nasional. Dr. Jason Gurney dari University of Otago mengungkapkan bahwa diagnosis cancer sering ditemukan pada wanita yang menunjukkan gejala atau melalui pemeriksaan rutin.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor-faktor seperti struktur populasi dan risiko yang tidak cukup diketahui oleh wanita, seperti konsumsi alkohol dan obesitas, memainkan peran penting. Dr Nehmat Houssami menyatakan bahwa peningkatan dukungan diperlukan untuk membantu wanita mengontrol faktor risiko tersebut. Meski diagnosis tinggi di negara maju, wilayah negara berpenghasilan rendah memiliki hasil kanker yang sangat buruk.

Melalui penelitian ini, ditemukan bahwa pada tahun 2050, jumlah kasus baru dan kematian akibat kanker payudara akan meningkat signifikan. Dr Houssami menekankan bahwa diperlukan data berkualitas dan kemajuan dalam diagnosis awal serta akses ke pengobatan di negara berpenghasilan rendah agar ketidakadilan ini dapat diatasi. Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine dan didanai oleh berbagai lembaga baik di Kanada maupun Australia.

Penelitian menunjukkan bahwa meskipun Australia dan Selandia Baru memiliki tingkat diagnosis kanker payudara tertinggi, angka kematian menurun. Penanggulangan kanker payudara masih menjadi tantangan, khususnya di negara berpendapatan rendah. Perlu adanya investasi untuk meningkatkan akses diagnosis dan perawatan di negara yang kurang mampu. Kesetaraan dalam penanganan kanker harus menjadi perhatian utama pemerintah.

Sumber Asli: www.abc.net.au

Ines Alvarez is a digital media strategist and journalist who has reshaped online news reporting through innovative storytelling techniques. With a degree from the University of California, Berkeley, Ines utilizes her technological expertise to engage readers through interactive content and immersive narratives. Over a span of ten years, she has covered major events across various platforms, developing a unique voice that resonates with diverse audiences. Ines is also an advocate for journalism education and is often invited to speak at media seminars.

Post Comment