Loading Now

Kapsul Transplantasi Feses untuk Meningkatkan Pengobatan Kanker Pankreas

Ilmuwan di Lawson dan London Health Sciences mengembangkan kapsul transplantasi feses untuk mendukung kemoterapi pada kanker pankreas. Studi ini menguji pengobatan baru menggunakan mikroba dari donor sehat, bertujuan meningkatkan respons tumor terhadap terapi konvensional. Penelitian ini melibatkan tim ahli dan dijadwalkan berlangsung selama dua tahun.

Para ilmuwan di Lawson Research Institute dan London Health Sciences Centre mengembangkan kapsul transplantasi feses untuk meningkatkan respons pasien kanker pankreas terhadap kemoterapi. Kanker pankreas memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah, sekitar 10 persen dalam lima tahun, dan diprediksi menjadi penyebab kematian terkait kanker ketiga di Kanada. Studi ini bertujuan memberikan pengobatan inovatif bagi pasien.\n\nPenelitian menunjukkan bahwa tumor kanker memiliki komunitas mikroba sendiri yang dapat melindungi dari pengobatan konvensional seperti kemoterapi. Transplantasi feses menggunakan kapsul baru, yang disebut LND101, diharapkan dapat mengubah komposisi mikroba dalam tumor, membuatnya lebih responsif terhadap terapi tradisional.\n\nDalam uji coba fase I, tim penelitian akan menguji keamanan pengobatan ini pada kelompok kecil pasien dengan kanker pankreas selama dua tahun. Metode yang digunakan adalah fecal microbiota transplantation (FMT), di mana kotoran dari donor sehat dikumpulkan, diproses, dan dijadikan kapsul untuk diberikan kepada pasien. Tujuannya adalah meningkatkan mikrobioma pasien, yang dapat memperkuat respons imun dan potensi kemoterapi.\n\n”Kami akan mempelajari bagaimana bakteri usus pasien kanker pankreas berubah setelah pengobatan menggunakan transplantasi feses. Tujuan kami adalah untuk mengetahui apakah perubahan di mikrobioma usus terkait dengan respons yang lebih baik terhadap kemoterapi,” kata Saman Maleki, PhD dari LHSCRI. \n\nKapsul LND101 dikembangkan dan diproduksi di Lawson dan telah menunjukkan potensi dalam pengobatan berbagai jenis kanker, termasuk melanoma. Tim FMT di St. Joseph’s dipimpin oleh Dr. Michael Silverman dan Seema Nair Parvathy, PhD. “Studi sebelumnya menunjukkan bahwa pengobatan ini aman dan menghasilkan respons yang lebih baik pada pasien dengan cancer lain,” tambah Parvathy.\n\nParvathy menyatakan pentingnya peran donor feses dalam penelitian ini. Studi ini didanai oleh London Health Sciences Foundation dan Weston Family Foundation.

Studi ini merupakan upaya inovatif untuk meningkatkan pengobatan kanker pankreas yang memiliki kelangsungan hidup rendah. Dengan memanfaatkan transplantasi feses dalam bentuk kapsul untuk memodulasi mikrobioma, diharapkan dapat meningkatkan respons terhadap kemoterapi. Penelitian ini digarap oleh tim ahli di Lawson dan LHSCRI, mengindikasikan potensi penggunaan pendekatan ini pada jenis kanker lainnya.

Sumber Asli: www.news-medical.net

Ravi Patel is an esteemed political analyst and journalist with two decades of experience. He graduated from the London School of Economics and has been at the forefront of reporting key political events shaping the global landscape. Known for his incisive commentaries and analytical pieces, Ravi’s work often dives deep into the political processes behind crucial decisions and their implications for civil society. His sharp insights have made him a trusted figure and sought-after commentator in media outlets worldwide.

Post Comment