Pencegahan Kanker
Penelitian
BERNARD BRISKIN, CALIFORNIA, CANCER PREVENTION, CITY OF HOPE COMPREHENSIVE CANCER CENTER, CLINICAL TRIALS, DUARTE, FA, FAKIH, GASTROINTESTINAL CANCER PROGRAM, HEALTH, HPV VACCINE, JAMA NETWORK OPEN, JUDY AND, MARWAN FAKIH, MEDICINE, NATIONAL CANCER CENTER, NATIONAL CANCER INSTITUTE, NORTH AMERICA, RESEARCH, UNITED STATES
Aiden Caldwell
0 Comments
ctDNA Tidak Cukup untuk Pemantauan Pasien Kanker Kolorektal
Studi menunjukkan bahwa ctDNA tidak efektif sebagai satu-satunya metode pemantauan untuk pasien kanker kolorektal. Hanya 1,6% pasien yang mendapatkan intervensi bedah kuratif dengan menambahkan ctDNA ke pemantauan standar. Pencitraan CT tetap menjadi praktik yang lebih andal dan diperlukan.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa tes DNA tumor sirkulasi (ctDNA) memiliki manfaat klinis terbatas saat ditambahkan ke dalam pemantauan standar untuk pasien kanker kolorektal stadium 2 sampai 4 pasca operasi. Hanya 1,6% pasien yang mendapatkan intervensi bedah kuratif berkat penggunaan ctDNA. Dr. Marwan Fakih dari City of Hope Comprehensive Cancer Center mengungkapkan, “Anda akan melewatkan kekambuhan jika hanya bergantung pada ctDNA, itu tidak cukup.” Kurangnya intervensi bedah yang signifikan menunjukkan bahwa pendekatan ini mungkin tidak efisien dan memboroskan sumber daya kesehatan.
Studi ini menegaskan kembali pentingnya pencitraan radiografik sebagai standar pemantauan untuk kanker kolorektal. ctDNA saja tidak cukup untuk mendeteksi kekambuhan, dan lebih dari 98% pasien tidak mendapatkan manfaat dari pendekatan ini. Oleh karena itu, kombinasi antara ctDNA dan pencitraan CT tetap diperlukan dalam perawatan pasien.
Sumber Asli: www.curetoday.com
Post Comment