Bulan Pencegahan Kanker Nasional: Pentingnya Kesadaran dan Tindakan
Februari adalah Bulan Pencegahan Kanker Nasional, yang menekankan pentingnya kesadaran dan langkah pencegahan. Hanya 5-10% kasus kanker disebabkan oleh genetik, sementara yang lain terkait dengan gaya hidup. UHC menyediakan acara kesehatan tahunan untuk membantu deteksi dini kanker tanpa biaya.
Februari adalah Bulan Pencegahan Kanker Nasional, di mana penting untuk mengambil langkah proaktif mengurangi risiko kanker. Kesadaran terhadap pencegahan kanker meningkat bersamaan dengan kesadaran kesehatan jantung bulan ini. Dengan meningkatkan promosi deteksi dini, masyarakat didorong untuk lebih peduli terhadap kesehatan mereka sendiri, menghasilkan hasil yang lebih baik.
Hanya 5-10% kasus kanker berkaitan dengan faktor genetik, sedangkan 90-95% disebabkan oleh lingkungan dan gaya hidup. Oleh karena itu, penting untuk menekankan pilihan hidup yang sehat, meliputi:
– Mendidik tentang bahaya penggunaan tembakau.
– Menekankan pentingnya pola makan seimbang.
– Mengurangi konsumsi makanan olahan, daging merah, dan minuman manis.
– Mendorong olahraga teratur dan gaya hidup aktif.
– Mempromosikan penggunaan tabir surya serta pakaian pelindung, dan menghindari tempat tidur tanning.
– Meningkatkan kesadaran akan vaksin yang dapat mencegah jenis kanker tertentu, seperti vaksin HPV.
– Mendorong skrining kanker, seperti kolonokopi, mammografi, dan tes Pap.
– Mengedukasi tentang karsinogen lingkungan.
UHC menyediakan bantuan untuk pencegahan kanker melalui acara kesehatan tahunan untuk pria dan wanita. Dalam acara kesehatan pria, dilakukan tes PSA dan pemeriksaan prostat, serta pemberian alat skrining kolorektal. Untuk wanita, ada pemeriksaan payudara dan tes Pap. Kedua acara tersebut memerlukan pendaftaran sebelumnya dan tidak dikenakan biaya. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi 681-342-1804.
Penting untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan dalam pencegahan kanker dengan fokus pada gaya hidup sehat. Dengan informasi dan pendidikan, masyarakat dapat lebih proaktif dalam mengelola kesehatan mereka melalui pola makan seimbang, olahraga, dan skrining rutin.
Sumber Asli: www.wdtv.com
Post Comment