Pencegahan Kanker
Penelitian
AND ELIZA HALL INSTITUTE OF MEDICAL RESEARCH, AUSTRALIA, BRAIN CANCER CENTRE, CANCER PREVENTION, CLINICAL TRIALS, GEORGINA LONG, GEORGINA LONG AO, HEALTHCARE, HPV VACCINE, JIM WHITTLE, LONG, MEDICINE, MELBOURNE, NATURE MEDICINE, OCEANIA, RESEARCH, UNIVERSITY OF, UNIVERSITY OF SYDNEY, WALTER, WEHI
Ines Alvarez
0 Comments
Terobosan Baru dalam Pengobatan Kanker melalui Imunoterapi
Profesor Georgina Long dari University of Sydney memimpin penelitian baru di Nature Medicine, mengeksplorasi pengobatan neoadjuvant triple immunotherapy untuk glioblastoma. Hasil menunjukkan peningkatan respon imun pada pasien. Rencana untuk uji coba klinis lebih besar di Melbourne diajukan untuk menguji efektivitas pengobatan ini pada pasien yang lebih banyak.
Sebuah terobosan dalam pengobatan kanker telah dicatat dalam jurnal Nature Medicine, berkat penelitian yang dipimpin oleh Profesor Georgina Long AO dari University of Sydney. Penelitian ini, yang dilakukan pada pasien dengan glioblastoma, memperkenalkan pengobatan kombinasi neoadjuvant triple immunotherapy. Terapi ini menggabungkan tiga inhibitor checkpoint untuk meningkatkan respon imun sebelum pembedahan. Hasilnya menunjukkan keberhasilan yang signifikan, dengan pasien tidak menunjukkan tanda-tanda kekambuhan kanker setelah lebih dari 18 bulan.
Rencana uji coba klinis yang lebih besar akan dilaksanakan di Brain Cancer Centre di Melbourne dalam waktu dekat. Uji coba ini akan mengevaluasi efektivitas terapi pada sekelompok besar pasien glioblastoma. Profesor Long menekankan pentingnya penelitian lebih lanjut, mengingat rata-rata kelangsungan hidup pasien glioblastoma yang masih rendah.
Pengembangan inovatif ini diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi pasien glioblastoma, yang memiliki prognosis buruk. Uji coba klinis akan menjadi langkah penting dalam menentukan efektivitas dan keamanan terapi ini dalam konteks yang lebih luas. Kontribusi penting oleh Profesor Long dan timnya dapat membuka jalan untuk pengobatan yang lebih efektif untuk kanker otak ini di masa depan.
Sumber Asli: sydney.edu.au
Post Comment