Loading Now

Konseling Pelestarian Kesuburan untuk Dewasa Muda dengan Kanker

Kesuburan adalah perhatian utama bagi dewasa muda dengan kanker. Namun, banyak yang merasa dokter mereka tidak membahasnya. Terdapat tiga metode pelestarian kesuburan, yaitu pembekuan embrio, telur, dan jaringan ovarium. Konsultasi dengan spesialis kesuburan penting untuk memahami pilihan yang ada.

Permasalahan kesuburan menjadi perhatian penting bagi banyak dewasa muda yang terdiagnosis kanker. Sayangnya, beberapa studi menunjukkan bahwa mayoritas pasien merasa dokter mereka tidak membahas isu kesuburan dengan cukup baik. Dalam sebuah survei terbaru, kurang dari 50% pasien melaporkan bahwa dokter onkologi mereka telah memaparkan opsi pelestarian kesuburan.

Kanker yang meningkat pada usia muda menunjukkan kebutuhan mendesak untuk kesehatan reproduksi yang komprehensif. Menurut Mindy Christianson, MD, MBA dari Cleveland Clinic, konsultasi dengan spesialis kesuburan penting meskipun pasien mungkin belum siap untuk memiliki anak. Terapi kanker dapat mempengaruhi kesuburan dengan cara yang berbeda berdasarkan usia dan tahap reproduksi pasien.

Kemoterapi berpotensi merusak pasokan sel telur, tergantung pada usia dan jenis perawatan. Cyclophosphamide diketahui dapat berbahaya bagi kesuburan. Begitu juga, radiasi yang mengarah ke area panggul dapat mengurangi jumlah sel telur. Selain itu, terapi pen Suppresi hormon pada kanker payudara positif reseptor estrogen umumnya mengharuskan pasien menunda kehamilan selama 5-10 tahun.

Pertanyaan yang masih ada adalah dampak obat imunoterapi terhadap kesuburan wanita. Data dari studi kanker payudara menunjukkan bahwa obat ini tidak mempengaruhi kesuburan, namun masih banyak yang tak terjawab. Spesialis kesuburan umumnya merekomendasikan periode pencucian tiga hingga enam bulan setelah berhenti imunoterapi sebelum mencoba hamil.

Ada tiga metode utama untuk melestarikan kesuburan wanita.
1. Pembekuan embrio: Pilihan bagi pasien yang sudah mencoba untuk hamil sebelum diagnosis. Embrio dibekukan setelah telur dikumpulkan dan dibuahi.
2. Pembekuan telur: Proses umum di mana telur diambil dan dibekukan. Vitrifikasi kini membuat pembekuan telur lebih efektif, dengan tingkat keberhasilan tinggi.
3. Pembekuan jaringan ovarium: Mengambil dan membekukan jaringan dari ovarium, yang mengandung banyak sel telur potensial, kemudian ditransplantasikan kembali setelah pasien pulih.

Meskipun data mengenai keberhasilan penggunaan jaringan ovarium beku masih terbatas, beberapa studi di Belanda dan Swedia menunjukkan kemungkinan 30% kelahiran hidup. Dr. Christianson mengatakan, kira-kira setengah dari pasien dapat hamil tanpa bantuan setelah transplantasi jaringan.

Untuk mencegah kerusakan radiasi di ovarium dan rahim, ada prosedur bedah untuk mengangkat rahim sementara dari area panggul. Saat ini, dua anak telah lahir dari pasien yang menjalani prosedur ini.

Kesuburan pria juga terpengaruh oleh banyak pengobatan kanker. Chemotherapy dapat merusak sperma, sementara terapi hormon dapat mengurangi produksi sperma. “Banking sperma” menjadi metode umum untuk pelestarian kesuburan pria, di mana sperma dibekukan untuk digunakan di masa depan.

Saat didiagnosis kanker, pasien harus dirujuk ke spesialis kesuburan untuk memahami dampak pengobatan dan pilihan mereka. 19 negara bagian telah menetapkan mandat bagi perusahaan asuransi untuk menawarkan cakupan infertilitas. Dr. Christianson mendorong konsultasi meski dengan masalah keuangan karena ada sumber daya yang bisa membantu pasien.

Menurut Dr. Christianson, “Semua dewasa muda dengan kanker seharusnya menerima konseling mengenai pelestarian kesuburan. Bahkan jika mereka memutuskan tidak ingin melestarikan kesuburan, penting untuk berkonsultasi. Ada banyak cara untuk membangun keluarga dan jalan menuju keibuan yang berbeda. Berkonsultasi akan membantu pasien dalam perjalanan hidup mereka ke depan.”

Konseling pelestarian kesuburan sangat penting bagi dewasa muda dengan kanker, karena potensi dampak terapi kanker terhadap kesuburan. Dokter harus membahas opsi ini dengan pasien, meskipun belum ada rencana kehamilan. Tiga metode utama meliputi pembekuan embrio, telur, dan jaringan ovarium. Pendidikan dan akses ke spesialis kesuburan menjadi kunci untuk membantu pasien memahami pilihan mereka.

Sumber Asli: consultqd.clevelandclinic.org

Ines Alvarez is a digital media strategist and journalist who has reshaped online news reporting through innovative storytelling techniques. With a degree from the University of California, Berkeley, Ines utilizes her technological expertise to engage readers through interactive content and immersive narratives. Over a span of ten years, she has covered major events across various platforms, developing a unique voice that resonates with diverse audiences. Ines is also an advocate for journalism education and is often invited to speak at media seminars.

Post Comment