Mengapa Iowa Memiliki Tingkat Kanker Tercepat di Amerika
Iowa memiliki tingkat kanker tertinggi dengan faktor seperti merokok, alkohol, dan paparan bahan kimia. Diperlukan kolaborasi untuk meningkatkan kesadaran pencegahan dan akses ke perawatan kesehatan. Selain itu, pola hidup sehat sangat penting dalam menurunkan risiko kanker.
Iowa memiliki salah satu tingkat kanker tertinggi di Amerika, dan jumlah kasusnya tumbuh paling cepat. Beberapa penyebab utama termasuk penggunaan tembakau, obesitas, paparan bahan kimia dari pertanian, paparan radon, dan konsumsi alkohol. Untuk mengatasi masalah ini, kolaborasi antar sektor diperlukan. Mengurangi konsumsi alkohol berpotensi menurunkan risiko kanker, mengingat lebih dari 20% orang dewasa Iowa tercatat sebagai pecandu mabuk, lebih tinggi dari rata-rata nasional.
Statista mencatat bahwa 14% orang dewasa di Iowa merokok, menempatkannya sebagai negara ke-13 dengan angka perokok tertinggi. Strategi pencegahan tembakau penting untuk mengurangi angka kanker di negara bagian ini. Pertanian Iowa juga berdampak negatif, dengan penggunaan herbisida dan pupuk kimia yang tinggi, yang mencemari tanah dan sumber air. Paparan radon juga merupakan penyebab utama kanker di kalangan penduduknya, namun upaya mitigasi oleh pemerintah Iowa minim dalam beberapa tahun terakhir.
Pemerintah Iowa telah mengharuskan pengungkapan informasi radon dalam transaksi real estat, namun, tidak ada kewajiban untuk melakukan pengujian. Mengingat risiko yang ada, masyarakat perlu lebih proaktif menjaga kesehatan mereka, karena perusahaan kesehatan dan pemerintah mungkin lebih diuntungkan dengan ketidaksehatan. Oleh karena itu, diet sehat, olahraga teratur, dan skrining kanker perlu diutamakan untuk menurunkan risiko kanker.
Iowa memiliki tingkat aktivitas fisik yang lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional dengan rekomendasi dari American Institute for Cancer Research sebesar 150 menit olahraga moderat atau 75 menit olahraga berat per minggu. Kenaikan harga makanan sekitar 25% memburuk masalah ketahanan pangan, dengan lebih dari 300.000 warga Iowa yang menderita ketidakpastian pangan. Dari jumlah tersebut, sepertiga adalah anak-anak yang bergantung pada program sekolah untuk mendapatkan makanan.
Penelitian menunjukkan bahwa hanya 10% dari mereka yang berisiko tinggi kanker paru-paru yang menjalani skrining. Untuk mengatasi hal ini, University of Iowa Health Care bekerja sama dengan Mission Care + Blood untuk mendirikan jaringan perawatan kanker senilai $280 juta, yang ditujukan untuk wilayah pedesaan. Namun, tanpa kebijakan publik yang efektif dan upaya outreach, angka kanker tidak akan berkurang. Iowans harus mengurangi konsumsi alkohol dan tembakau, berolahraga, makan sehat, dan melakukan skrining kanker secara teratur.
Tingkat kanker Iowa sangat tinggi dan terus meningkat. Penyebabnya berkaitan dengan gaya hidup dan lingkungan, termasuk kebiasaan minum alkohol, merokok, dan paparan bahan kimia dari pertanian. Kesehatan masyarakat terancam oleh kurangnya akses ke perawatan dan program pencegahan, terutama di daerah pedesaan.
Masyarakat Iowa dihadapkan pada ancaman kanker yang meningkat akibat kebiasaan merokok, alkohol, dan paparan bahan kimia. Penyuluhan tentang pencegahan, peningkatan akses ke layanan kesehatan, dan perbaikan kebijakan publik sangat penting dalam memerangi masalah ini. Kesehatan individu juga perlu ditingkatkan dengan langkah-langkah preventif seperti diet sehat dan olahraga. Kawasan pedesaan memerlukan perhatian extra untuk memastikan semua warga mendapatkan perawatan dan skrining yang diperlukan.
Sumber Asli: dailyiowan.com
Post Comment